Mon. Mar 1st, 2021

2 years ago

Tren mobil di Indonesia saat ini tengah diliputi atmosfer peperangan antara mobil MPV murah dengan mobil SUV. Mobil MPV atau Multi Purpose Vehicle yang selama beberapa tahun belakangan ini merajai industri otomotif dalam negeri, kini harus berhadapan dengan idola baru konsumen otomotif, yaitu SUV atau Sport Utility Vehicle. Lantas, Anda memilih yang mana? Sudahkah Anda memahami dengan baik perbedaan MPV dan SUV?

Bagi penyuka otomotif, mungkin hal tersebut bukanlah hal yang membingungkan sebab mereka pasti tahu banyak tentang itu. Susahnya, jika Anda adalah kaum awam yang membutuhkan mobil dan sedang mencari mobil yang tepat, memilih mobil membuat pusing dalam menentukan mana mobil yang paling pas untuk kebutuhan Anda.

Perbedaan MPV dan SUV tidak Selalu Mengenai Mobil MPV Murah
Oleh sebab itu, ada baiknya Anda memahami lebih dalam perbedaan antara mobil MPV dengan Mobil SUV, tidak hanya mengenai Mobil MPV Murah atau Mobil SUV dengan harga yang Murah namun banyak sekali perbedaan yang mungkin kalian tida ketahui. Berikut penjelasannya:

MPV (Multi Purpose Vehicle)

Mobil MPV didesain untuk memiliki kemampuan mengangkut banyak penumpang. Biasanya, minimal jumlah penumpang yang bisa diangkut adalah 7 orang, bahkan sampai 8 atau 9 orang jika dipaksakan. Di dalam negeri, mobil ini dikenal sebagai mobil keluarga yang bisa muat banyak, maka jadi favorit masyarakat kebanyakan. Apalagi saat ini sudah banyak MPV murah, maka tidak heran jika MPV merajai penjualan mobil di Indonesia saat ini.

Secara fisik, mobil ini punya dimensi lebar dan panjang. Tentu, tidak mungkin bisa mengakomodasi banyak penumpang jika dimensi mobil kecil dengan physique terbatas. MPV punya kapasitas 7 tempat duduk, biasanya dengan konfigurasi 2-2-3.

Sesuai namanya yang dalam bahasa Indonesia berarti kendaraan serbaguna untuk beragam tujuan, MPV masih muat untuk meletakkan barang-barang berukuran kecil di sela-sela jok maupun di bagian belakang. MPV juga bisa digunakan untuk membawa barang dalam jumlah yang relatif banyak. Hal ini dimungkinkan karena jok belakang mobil-mobil MPV bisa dilipat sehingga tersedia lebih banyak ruang untuk meletakkan barang.

SUV (Sport Utility Vehicle)

Secara konsep, SUV bisa dibilang merupakan gabungan antara jip, pikap, dan sedan. SUV dilahirkan sebagai kendaraan yang mampu melahap berbagai macam medan off-highway dan on-highway. Karakter jip yang kuat dan macho untuk melalui medan tanah, bebatuan, bukit, hingga pegunungan ditanamkan pada SUV sehingga memberikannya desain body yang kokoh dan tampak garang. Banyak SUV yang beredar di Indonesia, telah diuji di berbagai medan ekstrim pegunungan tanah air.

Selain dibuat agar tangguh di segala medan, SUV juga punya karakteristik mobil sedan ketika mengangkut penumpang. Kapasitas duduk four orang dengan kenyamanan berkendara semirip mungkin dengan sedan jadi ciri khas lain SUV tanah air. Bahkan belakangan ini mulai ada SUV 7-seaters yang dimaksudkan agar mampu muat lebih banyak dan membuat konsumen yang tidak suka MPV tapi ingin muat banyak jadi beralih ke SUV.

SUV juga didesain agar mampu membawa barang dalam jumlah yang cukup banyak. Kursi bagian belakang pun ada yang bisa dilipat jika mobil ingin digunakan untuk membawa barang lebih banyak lagi. Pada mode ini, SUV bisa mengakomodir kebutuhan pikap kecil jika diperlukan.

Walaupun sebenarnya perbedaan antara MPV dan SUV cukup jelas, namun rupanya masih banyak juga masyarakat awam yang kadang terkecoh dan salah mengenali kedua mobil tersebut. Bukan tanpa sebab jika banyak masyarakat awam yang salah mengira, sebab beberapa spesifikasi elemen atau bagian mobil dari MPV dan SUV tersebut yang seharusnya berbeda, kini hampir sama. Berikut beberapa bagian yang kadang salah dikenali.

Ground clearance atau tinggi mobil dari permukaan tanah pada MPV dan SUV sejatinya cukup jauh berbeda. Pada SUV, ground clearance selalu didesain tinggi agar mobil tidak nyangkut di medan off-street atau jalanan bergelombang. Sementara MPV yang dibuat sebagai mobil penumpang on-street, umumnya mempunyai desain ground clearance rendah. Namun belakangan ini ada beberapa merek MPV yang punya ground clearance tinggi dan bahkan menyamai tinggi SUV.

Ada MPV yang punya floor clearance mencapai 200 mm, sehingga sekilas terlihat gagah seperti SUV. Saat melihat yang seperti ini, tak jarang konsumen mengira MPV tersebut adalah SUV. Padahal meski tinggi, desain kaki-kaki MPV tidak dibuat sekokoh SUV yang memang dimaksudkan untuk medan off-road.

Dulu, sangat mudah mengenali apakah sebuah mobil MPV atau SUV hanya dengan melihat dari jumlah penumpangnya. Jika sekilas terlihat ada 3 baris tempat duduk, pastilah itu MPV. Tapi saat ini sudah ada SUV yang hadir dengan 7 tempat duduk. Jika sekadar melihat jumlah penumpang saja, bisa keliru menganggap SUV adalah sebuah MPV atau sebaliknya.

Desain macho pada beberapa MPV berpenumpang 7 orang ada yang cukup mirip dengan desain SUV 7-seaters yang beredar di pasaran. Meski SUV 7-seaters biasanya punya kap rendah di tempat duduk baris ketiga, hal tersebut kurang jelas jika dilihat sekilas dan tidak masuk dalam kabin. Dalam hal ini pun kadang orang terkecoh apakah mobil tersebut SUV atau MPV.

SUV harus menggunakan pelek dan ban dengan profil besar jika ingin melahap medan off-street dengan baik. Dimensi ban yang lebar dan besar membuatnya lebih tangguh dan tidak mudah tergelincir. Biasanya, SUV minimal punya pelek 15 inci dengan profil ban tebal dan gemuk.

Tidak bisa disangkal, beberapa produsen MPV ternyata juga menyediakan varian MPV dengan pelek yang besar, sebesar SUV pada umumnya. Hal ini sah-sah saja dari sisi advertising untuk menarik konsumen yang lebih suka MPV namun ingin mobilnya terlihat lebih macho. Karena itu, banyak pula MPV yang menggunakan pelek 15 inci atau lebih.

Untunglah konsumen tetap bisa membedakannya jika lebih teliti melihat profil ban-nya. Walaupun sama-sama menggunakan pelek 15 atau 16 inci, SUV pasti memakai ban yang lebih tebal dan gemuk. Sedangkan MPV, biasanya bannya berukuran standar meski pelek besar.

Salah satu ciri khas SUV adalah ban cadangan yang diletakkan di punggung belakang mobil. Penempatan khas ini kini mulai ditinggalkan karena konsumen masa kini lebih menyukai desain yang ringkas dan elegan. Karena itu, beberapa SUV menghilangkan penempatan ban cadangan di belakang mobil. Desain anyar seperti ini kerap membingungkan konsumen. Kini tidak mudah lagi menunjuk sebuah SUV saat pertama kali melihatnya.

Perbedaan antara MPV dan SUV fashionable yang kian menipis tidak terlepas dari popularitas mobil SUV terbaru yang makin santer belakangan ini. Tetapi bagaimanapun juga, penggemar SUV akan selalu paham mobil yang disukainya. Memang, mobil SUV terbaru punya banyak keunggulan bagi konsumen yang punya selera tinggi. Apalagi di tahun 2018 ini, hadir mobil SUV baru dengan berbagai fitur terkini dan canggih besutan PT Sokonindo Automobile (DFSK Indonesia), yaitu DFSK Glory 580.

DFSK Glory 580 didesain sebagai SUV 7-seaters yang bisa memuat penumpang lebih banyak dibanding SUV biasa. Glory 580 jelas pilihan yang pas karena hadir dengan karakter tangguh SUV plus kelebihannya bisa membawa lebih banyak penumpang. Bagi konsumen keluarga baru, Glory 580 merupakan pilihan yang tepat. Tersedia dalam 2 pilihan mesin yaitu 1,eight L dan 1,5 L Turbocharged untuk jadi andalan melibas medan-medan sulit. Hanya saja, mesin 1,eight L tidak tersedia dalam varian matic, namun Anda tidak perlu khawatir sebab tenaga yang dihasilkan oleh mesin 1,5 L Turbocharged lebih mantap di jalanan.

DFSK Indonesia juga telah melengkapi Glory 580 dengan segudang fitur teranyar dan canggih yang bisa Anda dapatkan saat ini. Mulai dari keyless system dengan tombol start-stop engine, Vehicle Running Recorder alias kamera dashboard, parking digicam, hingga Tire Pressure Monitoring System yang memungkinkan Anda untuk mengawasi tekanan ban langsung dari kabin lewat LCD panel monitor di dashboard.

Jok kulit serta lingkar kemudi kulit membuat inside Glory 580 tampak berkelas dan tidak malu diajak menjamu tamu. LCD eight inci (atau 10 inci di varian tertingginya) untuk mengakomodir semua kebutuhan yang mengharuskan Anda berinteraksi dengan layar tersebut seperti memutar musik, menonton film, melihat navigasi atau kamera parkir. Dukungan sound system lewat 6 speaker di seluruh kabin membuat pengalaman bermusik di perjalanan jadi amat menyenangkan.

Jika Anda senang bepergian menikmati daerah pinggiran atau ke pegunungan dan pantai, sunroof yang tersedia bakal jadi daya tarik yang sangat memikat. Bayangkan senangnya keluarga Anda, terutama anak-anak, saat mereka melongok melalui sunroof di pinggir pantai.

Dari sisi fitur keamanan pun tidak akan mengecewakan. Pada varian tertingginya saat ini, tersedia 4 airbags sebagai standar keamanan kabin depan. Mobil ini juga sudah dilengkapi dengan Electronic Braking Assist, Anti-lock Brake System, Electronic Braking Distribution, dan kursi ISOFIX. Kursi berstandar ISOFIX sudah punya sistem keselamatan yang mumpuni untuk anak sehingga cocok untuk dipasang youngster seat.

Dari luar, DFSK Glory 580 punya tampang ganteng lewat eksterior yang digarap serius. Penggunaan grille chrome dan lampu depan LED membuat desainnya tidak ketinggalan jaman. Apalagi dengan penambahan LED Daylight Running Lights dan LED facet turning lamp, Glory 580 terlihat mutakhir di jalanan.

Body kit dengan lampu belakang keren serta rear spoiler menambah kombinasi gagah yang elegan. Pelek 17 inci menambah garang body tangguh Glory 580. Di varian tertingginya, pelek tersebut sudah hadir dengan versi duo tone. Secara keseluruhan, kesan sporty yang kuat tidak bisa dilepaskan dari SUV satu ini.

Dengan semua fitur dan kelebihan tersebut, Anda tidak harus membayar mahal seperti merek-merek lainnya. DFSK hanya membanderol Glory 580 sekitar mulai Rp 245 juta-an saja. Andai kata banyak orang ragu membeli mobil China lantaran mengira akan kesulitan dengan layanan purna jualnya, hal tersebut tidak akan terjadi pada DFSK. Produsen satu in sudah punya pabrik sendiri dan memiliki 15 diler di kota-kota besar Indonesia. Bahkan rencananya, hingga akhir tahun ini, bakal dibuka hingga 50 diler yang tersebar di seluruh Indonesia—termasuk kota kecil dan daerah! Jadi tidak ada alasan untuk ragu, bukan?Sumber:

/otomotif/mobil/ apa-bedanya-mobil-suv-mpv-city-automotive-dan-hatchback
/learn/2017/10/08/ /jangan-terkecoh-ini-bedanya-suv-dan-mpv
/data-mobil/perbedaan-mobil-suv-dan-mpv/
/apa-arti-dan-beda-mobil-mpv-dan-mobil-suv/

Diakses pada: eight Juli 2018